Select Sidearea

Populate the sidearea with useful widgets. It’s simple to add images, categories, latest post, social media icon links, tag clouds, and more.

Your personal data will be used to support your experience throughout this website, to manage access to your account, and for other purposes described in our privacy policy.

CEO dan Founder Apa sih perbedaan nya ?

CEO dan Founder Apa sih perbedaan nya ?

Dalam dunia start-up, Jabatan “Founder CEO” punya posisi yang sangat sakral dalam suatu organisasi, Orang visioner yang tidak hanya melahirkan ide – ide baru, Tapi dia juga yang membawa organisasi untuk tumbuh di setiap tahap dan proses, Seperti Jeff Bezos Founder sekaligus CEO dari Amazon dan Mark Zuckerberg sebagai Founder sekaligus CEO dari Facebook.

Tapi kenyataannya, Founder dan CEO mempunyai peran yang berbeda. Pada faktanya, hanya sekitar seperempat Founder yang mempertahankan jabatan CEO nya setelah membuka IPO pertamanya, 80% keluar dari jabatan CEO.

Tapi sebelum kita gali lebih dalam, Mari kita sepakat perbedaan dari Founder dan CEO.

Founder

  • Mempunyai visi awal yang kreatif
  • Penyelaras antara investor, karyawan dan pelanggan untuk melihat dari apa yang anda lihat
  • Menemukan cara baru untuk bergerak dan melewati hambatan untuk berkembang
  • Membuat perekrutan awal yang penting untuk menjadi panutan bagu organisasi seiring pertumbuhan perusahaan

CEO

  • Membangun struktur dan proses melalui arus informasi dan konflik yang diselesaikan
  • Memformalkan dukungan modal yang besar dan kemitraan
  • Mendorong strategi dan penyesuaian di seluruh struktur organisasi
  • Membuat keputusan yang sulit: Kapan harus menyerang ?, Kapan harus bertahan ? dan Kapan harus mundur ?

 

#1 Semua orang menyukai “Founder”, tidak dengan “CEO”

Pada masa merintis usaha, sebelum anda mendapatkan market yang sesuai peran “Founder” terasa sangat luar biasa, Anda memiliki team kecil anda yang semuanya percaya pada visi yang anda buat dan melakukan progres yang berarti setiap hari.

Tapi seiring berkembangnya perusahaan, anda beralih dari Founder ke CEO, Banyak yang berubah dari tugas anda yang sekarang menetapkan fokus organisasi: Apa yang organisasi anda targetkan ? dan yang harus ditinggalkan. Tidak dapat dihindari, Beberapa keputusan yang CEO putuskan akan membawa organisasi kedalam konflik dengan visi atau ide orang lain di dalam perusahaan anda.

Itu tidak dapat dihindari, karena hal itu yang memang menjadi perhatian dan tugas CEO, Seperti Kemitraan, Pengalangan dana, dll. Namun ketika menyangkut masalah karyawan, Anda wajib untuk serius menanganinya, Walaupun anda harus menunda prioritas anda.,

Inilah sebabnya mengapa CEO terkadang menggambarkan pekerjaan itu sebagai “lonely” Ketika prioritas anda menjadi semakin sui generis, Semakin sulit bagi orang-orang dalam organisasi untuk memahami alasan mengapa anda mengambil keputusan tersebut.

Saran : Seiring pertumbuhan organisasi, Perspektif dan tujuan anda menjadi milik anda sendiri. Akibatnya, beberapa karyawan atau team akan sulit memahami mengapa anda mengambil keputusan tersebut, Maka bersiap – siap lah untuk mengatakan “Maaf” sebanyak – banyaknya.

#2 CEO tidak boleh hanya beropini

Dalam transisi dari Founder ke CEO, Kamu akan mengingat ketika pertama kali menuangkan ide – ide dan opini mu, Apapun yang keluar dari mulut mu tidak boleh hanya ide spekulatif (untung-untungan), Dan yang bisa CEO lakukan adalah hanya memikirkan bagaimana bisnis ini bisa bekerja.

Saran : Berhati – hatilah dari apa yang anda ucapkan kepada team anda.

#3 Keputusan anda jauh lebih sulit

Pada saat yang bersamaan apa yang keluar dari mulut anda harus memiliki bobot, Anda juga harus merasa nyaman dalam beberapa pilihan yang buruk. Karena itu akan membangun kepemimpinan yang kuat pada bawahan anda, Terkadang masalah yang muncul pada anda akan menjadi pilihan yang sulit, dan masalah yang belum terselesaikan akan meluap. Jadi anda dituntut untuk memilih diantara sesuatu yang buruk, dan itu harus dengan cepat diputuskan, karena organisasi akan lumpuh sampai anda memutuskan.

Saran : Bersiaplah pada keputusan – keputusan yang sulit.

#4 Menciptakan organisasi, bukan hanya membuat produk

Ketika Founder membawa perusahaan di awal bergerak, Maka tugas CEO adalah mematangkan nya, Itu memerlukan perubahan dalam cara berpikir. Dari membuat produk ke membangun organisasi yang melahirkan produk yang menakjubkan.

Mungkin ini adalah beberapa pertanyaan yang mulai anda pikirkan :

  • Bagaimana mendapatkan flow informasi, baik dari dalam maupun dari luar ?
  • Bagaimana keputusan akan dibuat ? siapa yang akan memutuskan nya ?
  • Peluang mana yang akan kita kejar ? dan mengapa ?

Menemukan jawaban yang tepat tidaklah mudah, Setiap orang tidak akan mendapatkan jawaban yang sama untuk mewujudkan visi kreatif anda masing – masing.

Komentari Artikel Ini